Thursday, June 24, 2010

Merayakan Perceraian Di Jepang



TEMPO Interaktif, Tokyo - Sudah biasa jika pasangan merayakan pesta pernikahan secara besar-besaran. Namun di Jepang, tak hanya pesta pernikahan, perceraian pun dirayakan dengan meriah.

Lantaran naiknya tingkat perceraian di Jepang, membuat Hiroki Terai, seorang mantan salesman membuka "rumah perceraian" untuk mengurus pesta perceraian.

Usaha yang dirintis sejak setahun lalu itu ternyata cukup diminati banyak pasangan yang ingin mengakhiri hubungan mereka. Dengan biaya 55 ribu Yen atau sekitar Rp 6 juta per pasangan, hingga kini tercatat lebih dari 25 pasangan yang mengadakan upacara perceraian dengan megah dan dihadiri keluarga dan rekan-rekan kedua pasangan.

Pasangan terakhir, sebut saja Mr dan Mrs Fuji menggelar upacara perceraian mereka di dekat Candi Sensoji, Asakusa Tokyo hari Minggu kemarin. Karena menghadiri upacara perceraian, maka mereka berdua naik becak secara terpisah menuju tempat pesta.

Jika klimaks pesta pernikahan ada pada pemasangan cincin di jari kedua mempelai, maka pesta perceraian ditandai dengan pemukulan cincin kawin hingga hancur dengan menggunakan palu sebagai akhir kebersamaan mereka.

"Ketika kami menghancurkan cincin itu bersama-sama, saya benar-benar sadar bahwa ini akhir dari perjalanan kami," kata Mr Fujii. "Ini terasa begitu memuaskan."



http://www.tempointeraktif.com/hg/oops/2010/06/23/brk,20100623-257731,id.html

No comments:

Post a Comment